Tiklopidin

Tiklopidin (Ticlopidine) | Semua Statin Indonesia

PackageDosisHargaPrice per Dose
Dosis: 250mg
291135180 pill250mgIDR18.593,64IDR103,33
291136120 pill250mgIDR13.619,46IDR113,40
29113790 pill250mgIDR11.250,81IDR124,95
29113860 pill250mgIDR8.260,39IDR137,68
29113930 pill250mgIDR4.737,01IDR157,81
Tiklopidin
Tiklopidin Description

Pengantar tentang Tiklopidin

Tiklopidin adalah obat yang termasuk dalam golongan agen antiplatelet. Obat ini sering digunakan untuk mencegah pembekuan darah yang berlebihan di dalam pembuluh darah. Penggunaannya sangat penting bagi orang yang memiliki risiko tinggi mengalami serangan jantung, stroke, atau penyumbatan pembuluh darah lainnya. Tiklopidin bekerja dengan menghambat agregasi platelet, sehingga mencegah terbentuknya bekuan darah yang dapat menyumbat arteri atau vena.

Indikasi Penggunaan Tiklopidin

Obat ini umumnya diresepkan untuk pasien yang pernah mengalami serangan jantung, stroke, atau kondisi lain yang berhubungan dengan pembekuan darah abnormal. Selain itu, Tiklopidin juga digunakan setelah pasien menjalani prosedur operasi pada pembuluh darah untuk mencegah trombosis arteri koroner. Penggunaan Tiklopidin sangat membantu dalam mengurangi risiko komplikasi serius dari penyakit pembuluh darah yang memerlukan pencegahan dini.

Cara Kerja dan Dosis

Tiklopidin bekerja dengan menghambat reseptor ADP pada permukaan platelet, yang merupakan bagian penting dalam proses agregasi platelet. Dengan demikian, obat ini membantu mencegah terbentuknya agregat platelet yang dapat menyebabkan penyumbatan. Dosis yang biasanya dianjurkan adalah 75 mg sekali sehari, tetapi mungkin berbeda tergantung kondisi pasien dan rekomendasi dokter. Penggunaannya harus diikuti sesuai anjuran untuk memastikan efektivitas dan mencegah efek samping.

Keamanan dan Efek Samping

Secara umum, Tiklopidin aman digunakan jika sesuai dosis dan pengawasan medis yang tepat. Namun, beberapa efek samping mungkin terjadi, seperti pendarahan yang lebih mudah, nyeri perut, diare, atau ruam kulit. Karena obat ini mempengaruhi proses pembekuan darah, pasien yang mengalami gangguan perdarahan atau sedang menjalani tindakan operasi besar harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Penting untuk melaporkan efek samping yang tidak biasa untuk penanganan yang cepat dan tepat.

Perhatian Khusus dan Interaksi Obat

Pengguna Tiklopidin harus berhati-hati jika sedang mengonsumsi obat lain yang juga mempengaruhi sistem pembekuan darah, seperti aspirin atau warfarin. Penggunaan bersamaan bisa meningkatkan risiko perdarahan. Selain itu, pasien dengan gangguan hati, gagal ginjal, atau penyakit lain harus menginformasikan kondisi mereka kepada dokter sebelum memulai pengobatan ini. Monitoring rutin selama pengobatan sangat dianjurkan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Kesimpulan

Tiklopidin adalah obat yang sangat efektif dalam mencegah pembekuan darah dan komplikasi yang berbahaya. Penggunaannya harus selalu di bawah pengawasan tenaga medis agar mendapatkan manfaat optimal dan meminimalkan risiko efek samping. Dengan mengikuti petunjuk dokter, Tiklopidin dapat membantu memperbaiki kualitas hidup dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke yang berkaitan dengan pengerasan pembuluh darah.