Doksisiklin

Doksisiklin (Doxycycline) | Semua Statin Indonesia

PackageDosisHargaPrice per Dose
Dosis: 100mg
289076270 pill100mgIDR4.796,23IDR17,76
289077180 pill100mgIDR3.730,33IDR20,73
289078120 pill100mgIDR3.197,39IDR26,65
28907990 pill100mgIDR2.664,44IDR29,61
28908060 pill100mgIDR1.865,02IDR31,09
28908130 pill100mgIDR1.065,60IDR35,53
Doksisiklin
Doksisiklin Description

Apa Itu Doksisiklin?

Doksisiklin adalah bahan aktif antibiotik yang termasuk dalam kelas tetrasiklin. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, termasuk infeksi saluran pernapasan, saluran kemih, kulit, dan jaringan lunak. Doksisiklin bekerja dengan menghambat pertumbuhan dan reproduksi bakteri, sehingga membantu tubuh melawan infeksi lebih efektif. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti kapsul, tablet, dan suspensi, dan biasanya diberikan sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter. Penggunaan yang tepat sangat penting agar efektivitasnya optimal dan risiko efek samping dapat diminimalkan.

Manfaat dan Keunggulan Doksisiklin

Salah satu keunggulan utama dari doksisiklin adalah kecepatannya dalam bekerja. Obat ini mulai menunjukkan efeknya dalam waktu singkat setelah dikonsumsi. Banyak pasien melaporkan perbaikan gejala dalam beberapa hari penggunaan. Karena sifatnya yang tahan terhadap asam lambung, doksisiklin dapat diserap dengan baik di dalam saluran pencernaan. Ketersediaannya yang luas dan harga yang terjangkau juga menjadikan obat ini pilihan favorit untuk banyak pengobatan infeksi bakteri. Selain itu, doksisiklin memiliki spectrum kerja luas, mampu mengatasi berbagai jenis bakteri penyebab infeksi yang umum ditemukan di masyarakat.

Penggunaan dan Dosis

Penggunaan doksisiklin harus tepat sesuai petunjuk dokter agar tidak menimbulkan resistensi bakteri atau efek samping yang tidak diinginkan. Biasanya, dosis yang direkomendasikan untuk dewasa berkisar antara 100-200 mg per hari, tergantung tingkat keparahan infeksi dan respon terhadap pengobatan. Dosis ini dapat dibagi menjadi dua kali pengambilan dalam sehari. Sangat penting untuk mengonsumsi obat ini dengan perut kosong, setidaknya satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan, untuk meningkatkan penyerapan obat. Selalu ikuti instruksi yang diberikan oleh tenaga medis dan jangan hentikan pengobatan secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Efek Samping dan Peringatan

Seperti semua obat, doksisiklin juga dapat menimbulkan efek samping. Efek yang umum meliputi mual, muntah, diare, dan penurunan nafsu makan. Beberapa orang mungkin mengalami reaksi kulit seperti ruam atau gatal. Pada pengguna jangka panjang atau dosis tinggi, risiko kerusakan gigi dan tulang bisa meningkat, terutama pada anak-anak dan wanita hamil. Oleh karena itu, wanita hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai pengobatan ini. Penting juga untuk menghindari paparan langsung sinar matahari selama pengobatan karena doksisiklin dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV yang dapat menyebabkan luka bakar.

Perhatian Khusus dan Interaksi Obat

Penggunaan doksisiklin harus berhati-hati pada orang dengan gangguan fungsi ginjal atau hati. Pasien harus memberi tahu dokternya tentang obat lain yang sedang mereka konsumsi, karena doksisiklin dapat berinteraksi dengan berbagai jenis obat, seperti suplemen zat besi, antasida, dan obat proton pump inhibitor. Interaksi ini dapat mengurangi efektivitas doksisiklin atau meningkatkan risiko efek samping. Selain itu, pengguna harus berhati-hati saat melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, seperti mengemudi, karena efek samping seperti pusing atau penglihatan kabur bisa terjadi.