

| Dosis | Package | Price per Dose | Harga | |
|---|---|---|---|---|
| 100mg | 90 pill | IDR82,61 | IDR8.742,77 IDR7.431,36 Harga Terbaik | |
| 100mg | 60 pill | IDR87,94 | IDR6.199,95 IDR5.269,96 | |
| 100mg | 30 pill | IDR107,48 | IDR3.796,46 IDR3.227,00 | |
| 200mg | 90 pill | IDR124,06 | IDR13.131,75 IDR11.161,99 Populer | |
| 200mg | 60 pill | IDR133,24 | IDR9.404,60 IDR7.993,91 | |
| 200mg | 30 pill | IDR166,40 | IDR5.886,45 IDR5.003,49 |
Progesteron adalah hormon alami yang diproduksi oleh ovarium selama siklus menstruasi dan oleh plasenta selama kehamilan. Hormon ini memainkan peran penting dalam mempersiapkan tubuh wanita untuk kehamilan, menjaga kehamilan, serta mempengaruhi siklus menstruasi. Di dunia kedokteran dan farmasi, progesteron sering digunakan sebagai bahan aktif dalam berbagai produk untuk pengobatan ketidakseimbangan hormonal dan masalah reproduksi.
Progesteron bekerja dengan cara menstabilkan lapisan rahim setelah proses ovulasi. Jika terjadi pembuahan, hormon ini membantu menjaga lingkungan yang kondusif bagi perkembangan embrio. Selain itu, progesteron juga berperan dalam mengurangi kontraksi otot rahim untuk mencegah keguguran. Pada tubuh wanita yang tidak hamil, kadar progesteron menurun sehingga memicu munculnya menstruasi.
Progesteron digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi terkait ketidakseimbangan hormon, termasuk gangguan siklus menstruasi, masalah ketidaksuburan, dan pencegahan keguguran. Produk ini juga sering diresepkan untuk pengobatan gangguan hormonal yang disebabkan oleh defisiensi progesteron. Selain itu, progesteron dalam bentuk topikal dan oral juga digunakan dalam terapi hormon pengganti (HRT) untuk menopause dan kondisi lain yang terkait dengan defisiensi hormon ini.
Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh dokter atau apoteker. Dosis progesteron biasanya disesuaikan dengan kondisi pasien dan jenis produk yang digunakan. Penggunaan harus teratur dan sesuai jadwal agar efektif. Jika terjadi overdosis atau efek samping yang tidak diharapkan, segera konsultasikan ke tenaga medis.
Meskipun umumnya aman digunakan sesuai anjuran, progesteron dapat menyebabkan efek samping. Beberapa yang paling umum meliputi mual, pusing, perubahan suasana hati, dan nyeri payudara. Pada beberapa kasus, pengguna mungkin mengalami perdarahan ringan atau reaksi alergi. Penting untuk memberi tahu dokter jika muncul gejala yang tidak biasa atau memburuk.
Penggunaan progesteron harus di bawah pengawasan tenaga medis, terutama bagi wanita dengan riwayat gangguan hati, kanker hormon, atau penyakit tertentu lainnya. Penggunaan selama kehamilan dan menyusui juga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu. Jangan mengubah dosis tanpa saran profesional dan hindari penggunaan produk ini tanpa resep medis.
Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa saat mengonsumsi progesteron, seperti nyeri hebat, pendarahan berat, atau tanda alergi, segera hubungi dokter. Juga penting untuk mendapatkan pemeriksaan rutin dan monitor kondisi kesehatan selama pengobatan dengan hormon ini. Dengan pengawasan yang tepat, penggunaan progesteron dapat memberikan manfaat maksimal dan meminimalisir risiko efek samping.
14β21 hari. Gratis dari IDR3.300,80 .
5β9 hari. IDR495,12
β10% ketika membayar dengan cryptocurrency.
β10% pada semua pesanan ulang.
Semua pesanan dikemas dalam kotak netral yang tidak bermerek tanpa nama produk di luar.