

| Dosis | Package | Price per Dose | Harga | |
|---|---|---|---|---|
| 250mg | 90 pill | IDR14,80 | IDR1.776,10 IDR1.332,07 Harga Terbaik Populer | |
| 250mg | 60 pill | IDR20,73 | IDR1.657,66 IDR1.243,25 |
Oksitetrasiklin adalah salah satu antibiotik yang termasuk dalam golongan tetrasiklin. Obat ini sering digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan, saluran kemih, penyakit menular seksual, serta infeksi kulit dan jaringan lunak. Karena kemampuannya dalam membasmi berbagai jenis bakteri, oksitetrasiklin sangat dihargai dalam dunia medis sebagai pilihan pengobatan yang efektif.
Oksitetrasiklin bekerja dengan menghambat sintesis protein pada bakteri. Mekanisme ini sangat penting karena mengganggu proses pertumbuhan dan reproduksi bakteri tersebut. Tanpa produksi protein yang cukup, bakteri tidak mampu berkembang dan akhirnya mati. Obat ini memiliki spektrum aktivitas yang cukup luas, sehingga mampu melawan berbagai bakteri gram positif maupun gram negatif. Selain itu, oksitetrasiklin juga dikenal karena kemampuannya menembus jaringan tubuh dengan baik, termasuk cairan cerebrospinal dan jaringan yang sulit dijangkau oleh antibiotik lain.
Oksitetrasiklin biasanya diberikan melalui resep dokter. Dosis yang diberikan tergantung pada jenis infeksi, tingkat keparahan, usia pasien, serta kondisi kesehatan lainnya. Umumnya, dosis dewasa berkisar antara 250-500 mg, diminum setiap 6-12 jam. Untuk anak-anak, dosis harus disesuaikan berdasarkan berat badan dan rekomendasi medis. Obat ini harus dikonsumsi secara rutin dan selesai sesuai dengan anjuran agar infeksi benar-benar sembuh dan tidak menimbulkan resistensi.
Seperti antibiotik lainnya, oksitetrasiklin dapat menimbulkan efek samping. Efek samping yang umum meliputi mual, muntah, diare, dan gangguan pencernaan lain. Beberapa orang juga mungkin mengalami reaksi alergi, seperti ruam, gatal, atau pembengkakan. Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi bisa menyebabkan gangguan pada gigi dan tulang, terutama pada anak-anak dan wanita hamil. Oleh karena itu, penggunaan oksitetrasiklin harus diawasi oleh tenaga kesehatan.
Oksitetrasiklin dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti suplemen zat besi, antihipertensi, dan suplemen kalsium. Interaksi ini dapat mengurangi efektivitas dari oksitetrasiklin. Selain itu, penggunaan bersamaan dengan antibiotik lain yang memiliki efek samping serupa perlu dikonsultasikan terlebih dulu ke dokter. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan obat ini tanpa rekomendasi medis karena berpotensi mempengaruhi perkembangan gigi dan tulang bayi.
Penting untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh apoteker atau dokter saat menggunakan oksitetrasiklin. Penyimpanan obat harus di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya agar kualitasnya tetap terjaga. Jangan membagikan obat ini ke orang lain, karena kebutuhan pengobatan setiap individu berbeda. Jika ada reaksi tidak diinginkan, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut.
14β21 hari. Gratis dari IDR3.300,80 .
5β9 hari. IDR495,12
β10% ketika membayar dengan cryptocurrency.
β10% pada semua pesanan ulang.
Semua pesanan dikemas dalam kotak netral yang tidak bermerek tanpa nama produk di luar.