Sulfasalazin (Sulfasalazine) | Semua Statin Indonesia
| Package | Dosis | Harga | Price per Dose | |
|---|---|---|---|---|
| Dosis: 500mg | ||||
| 360 pill | 500mg | IDR11.398,85 | IDR31,68 | |
| 270 pill | 500mg | IDR8.882,16 | IDR32,87 | |
| 180 pill | 500mg | IDR6.513,50 | IDR36,12 | |
| 120 pill | 500mg | IDR4.766,62 | IDR39,67 | |
| 90 pill | 500mg | IDR3.819,16 | IDR42,34 | |
| 60 pill | 500mg | IDR2.812,48 | IDR47,08 | |
| 30 pill | 500mg | IDR1.746,59 | IDR57,74 | |

Sulfasalazin Description
Apa itu Sulfasalazin?
Sulfasalazin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi gastrointestinal dan peradangan. Obat ini termasuk dalam kelas agen anti-inflamasi yang bekerja dengan mengurangi peradangan dan meredakan gejala yang terkait. Sulfasalazin biasanya diresepkan untuk penderita penyakit radang usus besar (kolitis ulseratif) dan penyakit Crohn. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengontrol gejala rheumatoid arthritis yang sedang aktif, membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada sendi.
Bagaimana Cara Kerja Sulfasalazin?
Obat ini merupakan kombinasi dari sulfapiridin dan asam 5-aminosalizat. Saat dikonsumsi, Sulfasalazin bekerja dengan cara mengurangi peradangan di saluran pencernaan dan secara umum meredakan reaksi imun yang berlebihan. Sulfasalazin juga dipecah oleh bakteri di usus menjadi komponen aktif yang mampu menenangkan peradangan. Mekanisme kerjanya membantu mengurangi gejala seperti diare, nyeri perut, dan perdarahan yang sering terjadi pada penyakit radang usus.
Manfaat Penggunaan Sulfasalazin
Penggunaan Sulfasalazin terbukti efektif dalam mengendalikan gejala penyakit radang usus. Obat ini membantu mengurangi frekuensi dan intensitas diare, mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan di area perut, serta memperbaiki kerusakan jaringan akibat peradangan. Untuk penderita rheumatoid arthritis, Sulfasalazin dapat membantu menurunkan aktivasi sistem imun yang menyebabkan peradangan di sendi. Pengobatan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup dan membantu mencegah komplikasi jangka panjang dari kondisi tersebut.
Efek Samping dan Perhatian Khusus
Meskipun efektif, Sulfasalazin juga memiliki potensi efek samping. Beberapa efek samping umum termasuk mual, nyeri kepala, ruam kulit, dan gangguan pencernaan seperti diare atau mual. Pada kasus tertentu, pengguna dapat mengalami reaksi alergi serius yang membutuhkan penanganan medis segera. Pasien dengan riwayat alergi terhadap sulfa atau obat-obatan tertentu harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Penggunaan jangka panjang juga perlu diawasi untuk memastikan tidak terjadi gangguan pada fungsi hati atau ginjal.
Penggunaan dan Dosis
Penggunaan Sulfasalazin harus sesuai dengan anjuran dokter. Dosis awal biasanya dimulai dari dosis rendah yang secara bertahap ditingkatkan sesuai respons tubuh. Pengobatan ini biasanya dikonsumsi secara teratur, dan penting untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Untuk memastikan efektivitas dan mengurangi risiko efek samping, pengguna disarankan untuk menjalani pemeriksaan rutin dan melaporkan setiap gejala yang tidak biasa kepada dokter.
Kesimpulan
Sulfasalazin adalah pilihan pengobatan yang cukup efektif untuk mengatasi peradangan di saluran pencernaan dan sendi. Dengan manfaat utama mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan penyakit, obat ini membantu meningkatkan kualitas hidup pasien. Namun, seperti semua obat, perlu digunakan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan profesional medis. Perhatian terhadap efek samping dan kepatuhan dalam pengobatan sangat penting untuk memperoleh hasil terbaik.