| Package | Dosis | Harga | Price per Dose | |
|---|---|---|---|---|
| Dosis: 1,25mg | ||||
| 360 pill | 1,25mg | IDR7.668,22 | IDR21,32 | |
| 180 pill | 1,25mg | IDR3.937,59 | IDR21,91 | |
| 120 pill | 1,25mg | IDR2.782,87 | IDR23,09 | |
| 90 pill | 1,25mg | IDR2.220,32 | IDR24,57 | |
| 60 pill | 1,25mg | IDR1.568,94 | IDR26,35 | |
| 30 pill | 1,25mg | IDR947,17 | IDR31,68 | |
| Dosis: 2,5mg | ||||
| 360 pill | 2,5mg | IDR9.711,19 | IDR26,94 | |
| 180 pill | 2,5mg | IDR5.181,13 | IDR28,72 | |
| 120 pill | 2,5mg | IDR3.730,33 | IDR31,09 | |
| 90 pill | 2,5mg | IDR3.019,74 | IDR33,46 | |
| 60 pill | 2,5mg | IDR2.190,71 | IDR36,42 | |
| 30 pill | 2,5mg | IDR1.213,64 | IDR39,97 | |
| 10 pill | 2,5mg | IDR503,04 | IDR48,85 | |
| Dosis: 5mg | ||||
| 360 pill | 5mg | IDR13.323,38 | IDR37,01 | |
| 180 pill | 5mg | IDR7.046,45 | IDR39,08 | |
| 120 pill | 5mg | IDR5.003,49 | IDR41,75 | |
| 90 pill | 5mg | IDR3.967,20 | IDR44,12 | |
| 60 pill | 5mg | IDR2.871,70 | IDR47,67 | |
| 30 pill | 5mg | IDR1.568,94 | IDR52,70 | |
| 10 pill | 5mg | IDR651,08 | IDR66,03 | |
| Dosis: 10mg | ||||
| 180 pill | 10mg | IDR10.066,48 | IDR55,96 | |
| 120 pill | 10mg | IDR6.868,80 | IDR57,14 | |
| 90 pill | 10mg | IDR5.418,00 | IDR60,10 | |
| 60 pill | 10mg | IDR3.789,55 | IDR63,07 | |
| 30 pill | 10mg | IDR2.013,06 | IDR67,51 | |
| 10 pill | 10mg | IDR769,52 | IDR77,28 | |

Ramipril Description
Informasi tentang Ramipril
Ramipril adalah obat yang termasuk dalam kelas penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor). Obat ini sering diresepkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) serta melindungi ginjal pada pasien dengan diabetes. Dengan menghalangi enzim yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, Ramipril membantu melebarkan pembuluh darah dan memudahkan aliran darah ke seluruh tubuh. Hasilnya, tekanan darah menjadi lebih terkontrol dan risiko komplikasi seperti serangan jantung dan stroke dapat dikurangi.
Kegunaan dan Manfaat Ramipril
Ramipril sangat bermanfaat dalam pengelolaan hipertensi. Pasien dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat memperoleh manfaat signifikan dari penggunaannya. Selain itu, Ramipril juga digunakan untuk mencegah gagal jantung dan memperbaiki fungsi jantung setelah serangan jantung. Obat ini juga dianjurkan untuk pasien dengan risiko penyakit kardiovaskular yang tinggi, termasuk penderita diabetes tipe 2, karena mampu melindungi ginjal dari kerusakan yang disebabkan oleh hipertensi dan diabetes. Penggunaan rutin Ramipril terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperkecil kemungkinan terjadinya komplikasi serius yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular.
Cara Kerja Ramipril
Setelah diminum, Ramipril bekerja dengan menghambat enzim yang disebut angiotensin-converting enzyme (ACE). Enzim ini biasanya memicu produksi angiotensin II, sebuah zat yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Dengan penghambatan ini, pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar. Akibatnya, tekanan darah menurun dan aliran darah menjadi lebih lancar. Selain itu, pengurangan beban kerja jantung juga membantu mencegah pengerasan arteri dan kerusakan organ lainnya akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkendali.
Penggunaan dan Dosis Ramipril
Ramipril biasanya dikonsumsi satu hingga dua kali sehari sesuai petunjuk dokter. Dosis awal biasanya kecil untuk menilai tingkat toleransi tubuh terhadap obat ini. Dosis bisa disesuaikan berdasarkan respon pasien dan tingkat keparahan kondisi. Penting untuk mengikuti anjuran dan tidak mengubah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu. Penggunaan obat secara teratur sangat penting agar manfaat optimal dapat dirasakan dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Efek Samping dan Perhatian
Seperti obat lain, Ramipril juga dapat menimbulkan efek samping. Beberapa efek yang umum meliputi pusing, sakit kepala, kelelahan, dan gangguan pencernaan seperti mual atau diare. Ada pula kemungkinan terjadi batuk kering yang cukup mengganggu pada sebagian orang. Pada kasus yang lebih jarang, dapat terjadi reaksi alergi seperti gatal-gatal, pembengkakan wajah, atau kesulitan bernafas. Pasien dengan gangguan ginjal, kadar kalium tinggi, atau riwayat pembengkakan sebelumnya harus berhati-hati dan memberi tahu dokter sebelum menggunakan Ramipril. Penggunaan obat ini juga harus dihindari selama kehamilan, karena dapat membahayakan janin.
Petunjuk Penyimpanan dan Penanganan
Ramipril harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung. Jangan digunakan setelah tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penyimpanan dan pembuangan obat yang benar, serta jangan membagikan obat ini kepada orang lain. Jika terjadi efek samping atau gejala yang tidak biasa, segera hubungi tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut. Penggunaan Ramipril harus dilakukan sesuai anjuran dokter dan melalui pengawasan medis untuk memastikan keamanan dan efektifitasnya.