

| Dosis | Package | Price per Dose | Harga | |
|---|---|---|---|---|
| 500mg | 30 pills | IDR156,92 | IDR5.884,25 IDR4.707,40 Harga Terbaik Populer | |
| 500mg | 20 pills | IDR207,26 | IDR5.181,06 IDR4.144,85 | |
| 500mg | 10 pills | IDR248,71 | IDR3.108,49 IDR2.486,79 |
Mykofenolat mofetil adalah obat imunosupresan yang banyak dipakai setelah transplantasi organ untuk menekan respons kekebalan tubuh terhadap organ baru. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim yang diperlukan sel Limfosit untuk berkembang, sehingga penolakan organ dapat berkurang. Senyawa ini secara biologis diubah menjadi asam mycophenolat, aktivitasnya mengganggu sintesis purin pada sel yang membelah cepat, terutama Limfosit. Karena mekanismenya spesifik pada bagian sistem kekebalan, efeknya tidak hanya menurunkan risiko penolakan tetapi juga meningkatkan peluang pengelolaan kondisi autoimun tertentu sesuai rekomendasi dokter. Pada praktik klinis, Mykofenolat mofetil sering dipadukan dengan agen lain untuk mencapai hasil yang lebih stabil. Perlu diketahui bahwa efeknya tumbuh seiring waktu, dan pemantauan medis rutin diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi.
Manfaat utama obat ini adalah mengurangi kejadian penolakan terhadap organ yang ditransplantasikan, sehingga kelangsungan fungsi organ bisa lebih terjamin. Selain transplantasi, Mykofenolat mofetil juga digunakan pada beberapa kondisi autoimun seperti lupus nefritis untuk membantu mengatur respons imun yang berlebihan. Penggunaan lain bisa disesuaikan dengan rejimen terapi yang dipilih dokter, karena setiap pasien memiliki risiko dan kebutuhan yang berbeda. Keberhasilan terapi sangat bergantung pada kepatuhan pasien terhadap dosis, jadwal minum, dan pemeriksaan penunjang yang direkomendasikan rumah sakit atau klinik.
Dosis dan cara penggunaan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis transplant, berat badan, fungsi organ, serta kondisi kesehatan secara umum. Umumnya obat ini diminum dua kali sehari, bisa sebelum atau sesudah makan sesuai instruksi profesional kesehatan. Jangan mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa persetujuan dokter, karena hal ini dapat meningkatkan risiko penolakan atau kambuhnya penyakit. Mykofenolat mofetil tersedia dalam bentuk kapsul atau suspensi, dan penyajiannya mengikuti label kemasan serta arahan apoteker. Simpan obat sesuai suhu ruangan yang dianjurkan, hindari paparan kelembapan berlebih, dan pastikan fasilitas penyimpanan aman dari jangkauan anak-anak.
Seperti obat imunosupresan lain, penggunaan Mykofenolat mofetil dapat meningkatkan risiko infeksi dan gangguan pada sumsum tulang. Efek samping umum meliputi mual, diare, muntah, nyeri perut, ruam, serta penurunan jumlah sel darah merah atau putih. Beberapa orang mungkin mengalami nyeri kepala, tremor, atau perubahan tekanan darah. Risiko efek samping berat termasuk infeksi serius, gangguan hati, atau gangguan pembentukan sel darah. Kehamilan sangat berbahaya bagi janin; wanita hamil atau yang berencana hamil harus menggunakan kontrasepsi efektif dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai terapi. Selama pengobatan, vaksin tertentu mungkin tidak sepenuhnya efektif, sehingga konsultasikan dengan tenaga kesehatan tentang vaksin yang aman diberikan. Lakukan pemeriksaan laboratorium dan evaluasi klinis secara rutin untuk memantau respons tubuh terhadap obat.
Interaksi obat dapat mempengaruhi kadar Mykofenolat mofetil di dalam darah. Hindari antasid berbasis aluminium atau magnesium, serta sucralfate dalam rentang waktu sekitar dua jam setelah minum obat ini karena penyerapan bisa menurun. Suplemen zat besi atau produk tertentu yang mengganggu saluran pencernaan juga dapat mempengaruhi efektivitasnya. Interaksi dengan immunosupresan lain seperti siklosporin atau tacrolimus perlu dimonitor, karena bisa mengubah konsentrasi obat dalam darah dan efektivitas terapi. Beri tahu dokter atau apoteker tentang semua obat yang Anda pakai, termasuk obat bebas, vitamin, atau produk herbal. Untuk menjaga keamanan, hindari vaksin hidup tanpa rekomendasi dokter saat menjalani terapi ini.
Kontraindikasi utama termasuk hipersensitivitas terhadap Mykofenolat mofetil, senyawa turunan, atau bahan pembawa obat. Wanita hamil tidak boleh menggunakan obat ini kecuali arahan jelas dari dokter; penggunaan selama masa menyusui juga perlu dipertimbangkan dengan menggali risiko terhadap bayi. Infeksi berat yang tidak terkontrol menunda atau membatasi penggunaan obat ini. Pasien dengan gangguan fungsi hati berat, atau kondisi lain yang mempengaruhi sistem kekebalan, memerlukan evaluasi menyeluruh sebelum memulai pengobatan. Selama penggunaan, pasien perlu menjalani pemantauan medis berkala, termasuk tes darah dan evaluasi organ, untuk menilai keamanan terapi dan menyesuaikan dosis jika diperlukan.
14β21 hari. Gratis dari IDR3.300,80 .
5β9 hari. IDR495,12
β10% ketika membayar dengan cryptocurrency.
β10% pada semua pesanan ulang.
Semua pesanan dikemas dalam kotak netral yang tidak bermerek tanpa nama produk di luar.