

| Dosis | Package | Price per Dose | Harga | |
|---|---|---|---|---|
| 0.1/0.3% | 5 bottles | IDR272,40 | IDR1.601,98 IDR1.361,68 Harga Terbaik Populer | |
| 0.1/0.3% | 4 bottles | IDR325,69 | IDR1.532,31 IDR1.302,46 | |
| 0.1/0.3% | 3 bottles | IDR404,45 | IDR1.427,81 IDR1.213,64 | |
| 0.1/0.3% | 2 bottles | IDR547,75 | IDR1.288,48 IDR1.095,21 | |
| 0.1/0.3% | bottle | IDR799,12 | IDR940,15 IDR799,12 |
Peringatan singkat: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat medis. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk kondisi Anda sebelum menggunakan Tobradex.
Tobradex adalah obat tetes mata yang menggabungkan dua bahan aktif: tobramycin, antibiotik yang bekerja terhadap bakteri tertentu, dan dexamethasone, kortikosteroid yang membantu meredakan peradangan pada mata. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi mata bakteri yang juga menimbulkan gejala peradangan seperti kemerahan, nyeri, dan pembengkakan pada konjungiva atau bagian lain dari mata.
Produk ini tersedia sebagai larutan untuk penggunaan tetes mata. Bentuk sediaan ini dirancang untuk diteteskan ke mata yang terinfeksi atau meradang sesuai petunjuk dokter atau apoteker. Tobradex tidak dimaksudkan untuk penggunaan pada bagian lain tubuh tanpa arahan medis yang jelas.
Penggunaan Tobradex pada mata sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Meskipun obat ini menggabungkan antibiotik dan anti-inflamasi, penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi spesifik mata Anda. Penggunaan yang tidak tepat dapat menunda penyembuhan atau menimbulkan komplikasi mata.
Penggunaan Tobradex mungkin memerlukan resep tergantung pada aturan setempat. Ikuti instruksi yang tertera pada kemasan dan leaflet produk, serta saran dari dokter atau apoteker Anda. Jika Anda ragu mengenai status resep di wilayah Anda, tanyakan kepada tenaga kesehatan terkait sebelum membeli atau menggunakan obat ini.
Tobradex digunakan untuk membantu mengatasi infeksi mata bakteri yang ditandai dengan gejala seperti kemerahan, gatal, keluarnya cairan bermuka, serta nyeri pada mata. Kombinasi antibiotik dan kortikosteroid pada obat ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan bakteri sekaligus meredakan peradangan yang menyertainya.
Obat ini juga dapat dipertimbangkan pada keadaan peradangan mata setelah tindakan medis mata, seperti pembersihan atau prosedur lain, jika disarankan oleh dokter. Penggunaannya harus disesuaikan dengan petunjuk profesional kesehatan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Pada semua penggunaan, Tobradex tidak dimaksudkan untuk semua jenis infeksi mata. Infeksi yang disebabkan oleh virus (misalnya flu mata yang disebabkan oleh adenovirus) atau jamur tidak akan mendapatkan manfaat dari antibiotik ini dan kadang-kadang bisa memburuk jika digunakan tanpa indikasi yang tepat. Selalu periksa dengan dokter jika dugaan penyebab infeksi mata Anda tidak jelas.
Obat ini adalah pilihan terapi yang perlu dipertimbangkan dengan cermat dalam konteks peradangan mata yang berhubungan dengan infeksi. Dokter akan menilai keadaan mata Anda, riwayat kesehatan, serta faktor risiko lain sebelum merekomendasikan Tobradex sebagai bagian dari pengobatan.
Tobramycin adalah antibiotik yang bekerja dengan menghalangi sintesis protein bakteri, sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak secara efektif. Hal ini membantu mempercepat pengendalian infeksi mata bakteri yang sedang terjadi.
Dexamethasone adalah kortikosteroid yang berfungsi menekan respons peradangan di mata. Dengan mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa tidak nyaman, gejala peradangan dapat membaik lebih cepat.
Kombinasi keduanya berarti pengobatan tidak hanya menekan bakteri penyebab infeksi tetapi juga membantu meredakan gejala inflamasi yang sering membebani kenyamanan penglihatan. Namun, penggunaan kortikosteroid mata juga memiliki potensi menunda penyembuhan jika disalahgunakan pada infeksi tertentu, sehingga arahan tenaga kesehatan sangat penting.
Secara umum, Tobradex dirancang untuk penggunaan jangka pendek sesuai dengan resep atau petunjuk profesional. Penggunaan jangka panjang atau penggunaan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko efek samping mata, termasuk peningkatan tekanan intraokular atau perubahan pada jaringan mata. Selalu diskusikan kekhawatan Anda dengan dokter jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari.
Sebelum memakai Tobradex, cuci tangan dengan sabun dan keringkan. Kebersihan area kerja mata penting untuk mencegah infeksi tambahan.
Jangan menghubungkan ujung botol dengan mata secara langsung. Cara umum: tarik perlahan kelopak bawah untuk menciptakan kantung kecil, kemudian teteskan satu tetes Tobradex ke dalam kantung tersebut. Tutup mata secara perlahan dan biarkan obat meresap tanpa menggosok mata.
Setelah meneteskan, tekan pelan-tekanan lembut pada sudut dalam mata dekat hidung selama beberapa menit untuk membantu menahan obat di dalam mata dan mengurangi penyerapan sistemik. Hindari menyentuh ujung botol ke mata, kelopak mata, atau area lain untuk menjaga kebersihan produk.
Jika Anda menggunakan obat mata lain, beri jeda waktu antara tetes obat tersebut. Gunakan saran dari dokter mengenai jarak waktu yang tepat. Jangan menggandakan dosis jika satu dosis terlewat; lanjutkan dengan jadwal biasa atau konsultasikan petugas kesehatan jika ragu.
Penggunaan lensa kontak saat memakai Tobradex bergantung pada rekomendasi profesi kesehatan. Umumnya, lensa kontak perlu dilepas saat pengobatan dan dapat dipakai kembali setelah izin dari tenaga kesehatan. Ikuti petunjuk leaflet untuk rincian spesifik tentang lensa kontak dan waktu yang aman untuk memasangnya kembali.
Hindari Tobradex jika Anda memiliki alergi terhadap tobramycin, dexamethasone, atau komponen lain dalam formulasi tersebut. Reaksi alergi bisa muncul sebagai iritasi mata, gatal berat, atau nyeri kepala.
Obat ini juga tidak dianjurkan pada infeksi mata yang disebabkan oleh virus seperti herpes mata, atau oleh jamur tertentu. Pada keadaan seperti ini, penggunaan kortikosteroid mata bisa memperburuk infeksi atau menunda penyembuhan tanpa perawatan yang tepat.
Hindari penggunaan Tobradex jika ada keraguan mengenai integritas kornea, misalnya ada kornea yang tergores atau ada risiko perforasi kornea. Dokter akan menilai apakah Tobradex adalah pilihan yang aman dalam situasi tersebut.
Perhatian khusus diperlukan bagi yang memiliki riwayat tekanan mata tinggi (glaukoma), katarak, atau masalah mata lainnya. Tubuh dapat merespons secara berbeda terhadap penggunaan jangka panjang kortikosteroid mata, sehingga diperlukan evaluasi risiko-manfaat oleh tenaga kesehatan. Penggunaannya juga mungkin memerlukan resep tergantung pada aturan setempat.
Gunakan Tobradex hanya untuk mata seperti yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Menggunakan obat yang tidak sesuai diagnosis bisa meningkatkan risiko komplikasi mata dan pelemahan respon penyembuhan.
Hindari penggunaan jangka panjang tanpa evaluasi berkala. Peregangan penggunaan kortikosteroid mata secara teratur dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan di dalam mata, katarak, atau masalah jaringan mata lainnya.
Obat ini bisa menyebabkan iritasi mata sementara setelah setiap tetes. Jika gejala tidak membaik atau gejala memburuk setelah beberapa hari penggunaan, hubungi dokter untuk penilaian lebih lanjut.
Penggunaan produk tetes mata ini bukan pengganti terapi sistemik untuk masalah mata yang lebih luas. Jika Anda mengalami masalah yang tidak terkait dengan mata Anda, segera cari bantuan medis darurat. Bila ada gejala alergi berat seperti pembengkakan wajah, lidah, atau kesulitan bernapas, cari bantuan medis segera.
Beberapa efek samping yang paling umum meliputi sensasi terbakar, perih, atau tidak nyaman sementara setelah meneteskan obat. Rasa tidak nyaman biasanya bersifat sementara dan hilang dalam beberapa saat.
Gejala ringan lainnya bisa berupa penglihatan kabur sesaat, kemerahan sementara pada mata, atau peningkatan air mata. Jika gejala ini berlangsung lama atau berat, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Efek samping yang lebih serius namun jarang meliputi reaksi alergi seperti gatal berat, ruam di sekitar mata, pembengkakan, atau kesulitan bernapas. Jika terjadi tanda-tanda reaksi alergi, hentikan penggunaan dan cari bantuan medis segera.
Penggunaan kortikosteroid mata berpotensi menimbulkan efek pada tekanan intraokular jika digunakan dalam waktu lama. Dokter akan memantau kondisi mata Anda secara berkala saat terapi berlangsung. Bila Anda memiliki riwayat glaukoma atau masalah mata lain, laporkan kepada tenaga kesehatan.
Beritahukan kepada dokter atau apoteker mengenai obat tetes mata lain atau obat-obatan yang Anda pakai secara berat, terutama obat tetes mata lain, agar tidak terjadi interaksi yang tidak diinginkan.
Secara umum, interaksi sistemik dengan Tobradex rendah karena penggunaan lokal di mata. Namun, jika Anda menggunakan obat sistemik tertentu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, tenaga kesehatan akan menilai apakah perlu penyesuaian dosis atau pemantauan lebih lanjut.
Hindari menggabungkan Tobradex dengan produk mata lain tanpa rekomendasi profesional kesehatan. Konsultasikan apakah Anda perlu menunda salah satu obat atau menunda penggunaan produk tersebut pada waktu yang berbeda.
Penggunaan lensa kontak, jika relevan, juga dapat memengaruhi rencana terapi. Ikuti saran tenaga kesehatan sehubungan dengan kapan aman memasang kembali lensa kontak setelah penggunaan Tobradex.
Keamanan Tobradex selama kehamilan belum dapat dipastikan untuk semua situasi. Keputusan penggunaan obat ini selama kehamilan harus didiskusikan dengan dokter yang merawat, dengan mempertimbangkan manfaat bagi ibu terhadap potensi risiko pada janin.
Untuk ibu menyusui, ada pertimbangan terkait penyerapan obat ke dalam aliran susu dan kemungkinan paparan bayi. Dokter akan menilai apakah penting untuk menggunakan Tobradex atau mencari alternatif yang lebih aman selama periode menyusui.
Secara umum, penggunaan Tobradex selama kehamilan atau menyusui mungkin memerlukan resep dan pengawasan profesional. Jangan menggunakan obat ini tanpa saran medis jika Anda sedang hamil atau menyusui.
Terdapat beberapa pertanyaan umum terkait Tobradex yang sering diajukan oleh pasien. Jawaban berikut berisi panduan umum dan tidak menggantikan saran medis individual. Selalu ikuti arahan dokter atau apoteker Anda.
Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan:
Beberapa pengguna merasakan perbaikan gejala dalam beberapa hari, namun respons bisa berbeda antar individu. Gunakan sesuai petunjuk dokter dan hubungi tenaga kesehatan jika tidak ada perbaikan atau gejala memburuk dalam beberapa hari.
Jika satu dosis terlewat, lanjutkan dengan jadwal normal. Jangan menggandakan dosis di dosis berikutnya untuk mengganti yang terlewat. Jika Anda sering melewatkan dosis, konsultasikan dengan dokter untuk rencana terapi yang tepat.
Hindari menggunakan Tobradex saat menggunakan lensa kontak kecuali diarahkan oleh tenaga kesehatan. Setelah selesai menggunakan obat, ikuti anjuran mengenai kapan aman memakai kembali lensa kontak. Cari petunjuk spesifik pada leaflet produk atau konsultasikan dengan apoteker.
Beritahukan semua obat mata lain yang Anda pakai kepada dokter atau apoteker. Mereka dapat menyarankan jarak waktu yang tepat antara tetes obat atau merekomendasikan pergantian terapi jika diperlukan untuk menghindari interaksi.
Keamanan Tobradex pada anak-anak harus diputuskan oleh dokter. Dokter akan mempertimbangkan penyebab infeksi, tingkat keparahan, serta riwayat kesehatan anak sebelum meresepkan obat ini pada anak.
Jika tidak ada perbaikan setelah beberapa hari penggunaan atau jika gejala memburuk, hubungi dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Infeksi mata yang tidak merespons pengobatan bisa membutuhkan penanganan tambahan atau perubahan terapi.
Penggunaan kortikosteroid mata berpotensi mempengaruhi tekanan di dalam mata jika digunakan dalam waktu lama. Dokter akan memantau kesehatan mata Anda secara berkala selama pengobatan dan menyesuaikan durasi penggunaan jika diperlukan.
Beberapa orang mengalami perbaikan nyeri lebih cepat karena efek antiinflamasi dexamethone, tetapi tidak semua orang merasakannya dengan cara yang sama. Lanjutkan pengobatan sesuai arahan dokter meskipun nyeri berkurang, dan hubungi tenaga kesehatan jika nyeri kembali atau memburuk.
Tidak dianjurkan untuk infeksi mata akibat herpes mata tanpa evaluasi profesional. Kortikosteroid dapat menutupi tanda-tanda infeksi sedang berlangsung, sehingga diperlukan penanganan yang tepat oleh dokter spesialis mata.
Hentikan penggunaan Tobradex segera jika ada tanda reaksi alergi seperti pembengkakan parah, gatal berat, atau kesulitan bernapas. Segera cari bantuan medis darurat jika gejala menjadi berat.
Obat ini dirancang khusus untuk penggunaan pada mata. Penggunaan pada telinga atau bagian tubuh lainnya tidak dianjurkan kecuali direkomendasikan oleh tenaga kesehatan dengan produk yang tepat. Gunakan hanya sesuai indikasi yang tertera pada petunjuk obat.
Informasi di halaman ini berasal dari leafet resmi Tobradex, petunjuk penggunaan produsen, dan pedoman umum praktik penggunaan obat tetes mata kombinasi. Untuk konfirmasi rinci mengenai dosis, kontraindikasi, dan cara penggunaan yang tepat, hubungi dokter atau apoteker Anda.
Selalu pastikan bahwa sumber informasi yang Anda andalkan adalah materi resmi yang terbaru dari produsen obat atau lembaga kesehatan setempat. Konsultasikan pertanyaan yang tidak terjawab di halaman ini kepada tenaga kesehatan Anda.
Jika ada perubahan pada instruksi penggunaan atau status rekomendasi di wilayah Anda, patuhi pedoman yang diberikan oleh otoritas kesehatan setempat.
14β21 hari. Gratis dari IDR3.300,80 .
5β9 hari. IDR495,12
β10% ketika membayar dengan cryptocurrency.
β10% pada semua pesanan ulang.
Semua pesanan dikemas dalam kotak netral yang tidak bermerek tanpa nama produk di luar.